PLN Tawarkan Energi Terbarukan untuk Industri

kataSAPA.com

Dalam upaya mendukung langkah pemerintah menekan pengunaan energi fosil, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menawarkan layanan Premium Renewable Energy untuk kebutuhan pelanggan industri. PLN juga menawarkan peluang baik bagi masyarakat, ataupun industri yang berkiprah di bidang energi terbarukan, untuk bekerjasama dengan PLN dalam hal pengembangan Renewable Energy (RE).

Executive Vice President (EVP) Pengembangan Produk pada Departemen Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PT PLN Julita Indah menyebutkan bahwa PLN memiliki kompetensi mengeluarkan sertifikat kepada perusahaan, apabila mereka meminta suplai energinya bersumber dari energi terbarukan.

Renewable Energy (RE) adalah bentuk pelayanan kebutuhan khusus pelanggan, di mana mereka yang saat ini tergabung di dalam organisasi Global 100% RE perusahaan di dalam organisasi tersebut berkomitmen, network (jejaring) mereka disuplai dari energi yang renewable (terbarukan), ujarnya di Jakarta, Selasa (21/5).

Sejumlah pembangkit listrik yang berasal dari sumber energi terbarukan antara lain Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Biofuel, Biomass, Gelombang Laut, dan Pasang Surut.

Julita memaparkan, saat ini sudah ada dua perusahaan yang tengah dalam proses pembahasan klausula kontrak, sehingga mereka berhak mengantongi sertifikat Premium Green Energy, sebagai perusahaan yang mengaplikasikan Global 100% RE. Dua perusahaan yang kantor pusatnya berada di Amerika Serikat adalah produsen alas kaki, pakaian, dan alat olahraga Nike Inc. beserta produsen produk fesyen H&M. Dua perusahaan tersebut masih dalam proses memperoleh sertifikasi dari PLN, namun ada beberapa klausul yang masih perlu dibahas lebih lanjut.

Sementara itu, secara terpisah, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar menyatakan harapannya agar perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan industri, mau mengaplikasikan tariff premium services dari PLN.

Karena perhitungan tarifnya berbeda dengan tarif dasar listrik (TDL) yang dikenakan terhadap perusahaan pada umumnya, dengan menggunakan tarif khusus, yang sementara ini mengacu pada formula yang ditetapkan oleh Cikarang Listrindo. Dalam formula perhitungannya tetap didasarkan kepada sejumlah unsur, seperti pertimbangan kurs satuan dolar AS terhadap rupiah; termasuk juga memperhitungkan biaya bahan bakar energinya, ujarnya.

Dengan menggunakan layanan tarif premium dari PLN, kapanpun diminta untuk melayani, PLN selalu bersedia memasok listrik dengan harga (tarif) premium tersebut. Menggunakan tarif premium ini dipandang lebih menguntungkan dalam hal pelayanan yang handal, termasuk juga mendapat prioritas tidak pernah padam aliran listriknya, walau hanya sekejap.

Hal ini dimungkinkan karena PLN menggunakan sistem pembangkit cadangan (double), sehingga energinya tidak hanya berasal dari satu sumber energi saja, namun bisa berasal dari beberapa sumber gardu induk atau tempat yang lain.

Dengan kepastian pasokan dan terhindar dari pemadaman ataupun gangguan, kami dari HKI mengharapkan perusahaan-perusahaan lain yang ada di kawasan industri yang sudah lama eksis, secara bertahap beralih dari menggunakan TDL yang masih konvensional menjadi menerapkan tariff premium service, ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Properti dan Kawasan Ekonomi ini.

katasapa.com

Idap Kanker Otak Stadium 4, Agung Hercules Dirawat di Rumah?

katasapa.com

Kota Kecil Hahndorf, Australia Rasa Jerman

katasapa.com

Indonesia dan Filipina Berjaya Penyisihan Kejuaraan Dunia Jr NBA

katasapa.com

Rihanna Ungkap Kepeduliannya pada Kasus Pembantaian di Sudan

katasapa.com

Siapa Bilang Banteng Membenci Warna Merah? Ini Faktanya

katasapa.com

Gaji Rashford Akan Melebihi Pogba di MU

katasapa.com

Kode Inisiatif: Perbaikan Permohonan Prabowo di MK Harusnya Bukan Merombak

katasapa.com

Klasemen MotoGP: Insiden di Katalunya Bantu Marquez Tinggalkan Rival

katasapa.com

Sophia Latjuba Gandengan Tangan dengan Pria Misterius, Siapa Dia?

katasapa.com

Lestarikan Seni Ukir, Mowilex Apresiasi Pengrajin Kayu Bali Lewat Buku

katasapa.com

2 Pekan Dilanda Banjir, Warga Konawe Mulai Terserang Gatal-Gatal hingga Diare

katasapa.com

India Segera Luncurkan Misi Antariksa ke Kutub Selatan Bulan

katasapa.com

Cara Mandi Junub Usai Haid, Nifas, dan Jimak yang Wajib Dilakukan dengan Benar

katasapa.com

Agar Gairah Seks Meningkat, Simak 3 Trik Rencanakan Liburan

katasapa.com

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Minta Kepastian PSSI Soal 3 Pemain

katasapa.com

Terlanjur Janji, Miliarder Belum Sumbang Uang Renovasi Notre Dame

katasapa.com

Bukan Cuma Ronaldo, Pelatih Real Madrid Juga Tidak Hadiri Pernikahan Sergio Ramos

katasapa.com

Para Kandidat Peraih Golden Boy 2019

katasapa.com

Kisah Peserta YES, Tarawih Tengah Malam Saat Ramadan di AS

katasapa.com

Pria Tercebur dan Tenggelam Saat Sedang Tidur di Pinggir Kali Ciliwung

katasapa.com

Jakarta International 10K Kembali Digelar

katasapa.com

Cara Mudah Bersihkan Smartphone yang Kotor Usai Lebaran

katasapa.com

Komdis PSSI Hukum Gelandang Persija dan Persebaya

katasapa.com

Barcelona Ingin Datangkan Satu Triliun Rupiah dalam Dua Pekan

katasapa.com

Manajer Arema Sayangkan Pendundaan Laga Lawan PSM

katasapa.com

Jorginho Pernah Digaji Kurang dari Setengah UMR Jakarta

katasapa.com

Gelandang Leicester Senang Dikaitkan dengan Man United

katasapa.com

PSM Makassar Rugi Bandar Karena Main di Stadion Pakansari

katasapa.com

Bintang Lyon Buka Kemungkinan Gabung Tottenham

katasapa.com

Juventus Konfirmasi Penunjukan Maurizio Sarri