Terkuak, Biang Kerok yang Bikin Izin Usaha Kerap Terhambat di Daerah

kataSAPA.com

Jakarta - Pemerintah terus berupaya melakukan reformasi birokrasi dan menyederhanakan serta mempermudah proses izin usaha. Meskipun demikian, kendala kerap dihadapi para pelaku usaha ketika sudah masuk ke tataran daerah, seperti Provinsi dan Kabupaten.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian, Bambang Adi Winarso mengakui bahwa aturan yang aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat kerap diterapkan secara berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah yang lain.

"Sekarang misalnya izin A, di Kabupaten A beda dengan di Kabupaten C," ujar dia, saat ditemui, di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Menurut dia, hal tersebut terjadi karena perbedaan tafsir di level daerah terhadap aturan maupun instruksi yang dikeluarkan pemerintah pusat. "Sama dengan kalau Anda baca kitab suci, tafsir, mengertinya beda. Kayak gitu," jelas dia.

Pemerintah Pusat, saat ini sedang mencari cara untuk menetapkan sebuah standar dalam pelaksanaan proses perizinan di daerah. Dengan demikian, dapat mendorong adanya pelaksanaan yang lebih seragam di semua daerah.

"Makanya kita carikan cara bagaimana itu menjadi lebih standar sehingga itu memberikan kepastian pada pelaku usaha. Keluhan proses izin usaha yang lama, keluarnya nggak jelas persyaratan sudah kita proses," jelasnya.

Selanjutnya

Menko Perekonomian Darmin Nasution saat memberikan paparan dalam pembukaan seminar Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) di Jakarta, Rabu (17/1). Seminar tersebut bertemakan

Pemerintah pusat, khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun terus mendorong Pemerintah Daerah agar segera memperbaiki aturan-aturan di wilayah masing-masing yang menghambat dunia usaha.

"Perda ini harus diubah. Hari ini Presiden ada Ratas untuk mengingatkan kembali. Memang butuh waktu. Mungkin mereka (Pemda) dalam proses sehingga meskipun OSS sudah jalan, Perda masih belum," ungkapnya.

Penyederhanaan izin usaha, tegas dia, merupakan hal yang penting. Sebab jumlah izin yang terlampau banyak akan berdampak pada lambatnya laju pertumbuhan usaha di Indonesia.

"Banyak yang menyangkut izin usaha. Di migas itu pernah saya hitung. Negara mau ambil minyak dan gasnya sendiri kan melalui kontraktor. Itu harus melalui berbagai macam izin. Itu jumlah 377 izin. Bisa bayangkan. Negara mau ambil barang sendiri. Ada 377 (izin). Harusnya tidak semua dalam bentuk izin," tandasnya.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

katasapa.com

Arsenal Pecat Emery Jika Gagal Finis Empat Besar

katasapa.com

Barcelona Girang Rakitic Diperebutkan Duo Serie A

katasapa.com

Manchester United Perlu Cepat Zlatan Ibrahimovic

katasapa.com

Pulisic Dapat Saran Berat Jika Mau Maju di Chelsea

katasapa.com

Sergio Ramos Hasilkan Rekor Baru di Timnas Spanyol

katasapa.com

Manchester City di Ambang Perpisahan Pep Guardiola

katasapa.com

Hasil Brasil vs Nigeria 1-1 Gelandang Maut Real Madrid Jadi Pahlawan

katasapa.com

Hasil Kazakhstan vs Belgia 0-2 Main Malas-malasan Tapi Menang

katasapa.com

Hasil Ekuador vs Argentina 1-6, Menang Besar Tanpa Lionel Messi

katasapa.com

Luwu Gelar Event Nasional Gowes Nusantara 2019

katasapa.com

Ashanty Unggah Foto Berhijab, Azriel Hermansyah : Jangan Dilepas Ya Bunda

katasapa.com

Pemerintah Ajak Petani Garap Hilirisasi Kakao

katasapa.com

7 Rekrutan Pertama Guardiola Bersama Barcelona, di Mana Mereka Kini?

katasapa.com

Dua Bintang Inter Milan Jadi Korban Jeda Internasional, Begini Kondisinya

katasapa.com

Timnas U-22 Kalah dari Yordania di Tiongkok

katasapa.com

Dijenguk Aburizal Bakrie, Wiranto Cerita Kebangkitan Radikalisme di Indonesia

katasapa.com

Perpres Wajib Bahasa Indonesia Diteken, APPBI Belum Tahu Apa-apa

katasapa.com

6 Manfaat Tidur Siang yang Jarang Diketahui

katasapa.com

Pasangan Junior No 1 Dunia Asal Indonesia, Gagal Pertahankan Gelar

katasapa.com

Getaran Ekskavator Picu Semburan Minyak Kutisari Membesar

katasapa.com

Berlari Maraton di Bawah 2 Jam, Eliud Kipchoge Dianggap Manusia Super

katasapa.com

Orang Kalah

katasapa.com

Mengunjungi Seomyeon Underground Shopping Center, Busan

katasapa.com

Golkar Takut Gerindra Bisa Jadi Musuh Dalam Selimut

katasapa.com

Kongres AS Gelar Rapat Dengar Pendapat tentang Muslim Ban

katasapa.com

Ketegangan Politik dan Ruwetnya Urusan Visa Pangkas Jumlah Mahasiswa China di AS

katasapa.com

Pengguna Motor Maxi Yamaha Seru-Seruan di Maxi Yamaha Day 2019

katasapa.com

Reyog Jazz Ponorogo: Perpaduan Indah Seni Reog dan Musik Jazz

katasapa.com

Kisah Candra Wibowo, Raih Hoki dari Pijat Refleksi